DENPASAR – Cellular World, Vendor ponsel Motorola resmi merilis jajaran tablet perdananya di Indonesia bernama Moto Pad 60 Series pada akhir September lalu. Ada dua model yang dibawa, yaitu Moto Pad 60 Lite dan Moto Pad 60 Pro.
Dari kedua model tersebut, Moto Pad 60 Pro diposisikan sebagai varian tertinggi karena membawa spesifikasi dan fitur yang lebih unggul.
Perangkat ini dirancang untuk mendukung produktivitas sekaligus menjadi sarana hiburan, sehingga terasa lebih “serbaguna” dibandingkan model Lite.
Di Indonesia, Moto Pad Pro dijual dengan banderol harga Rp 6 jutaan (8 GB/256 GB).
Dengan banderol tersebut, Motorola membekali tablet ini dengan layar lega beresolusi 3K, chipset MediaTek Dimensity 8300, baterai jumbo 10.200 mAh, hingga dukungan Stylus Moto Pen Pro yang langsung tersedia dalam paket penjualan.
Desain kotak simpel, aksesori lengkap ada Stylus
Dari segi kotak penjualan, Moto Pad 60 Pro dikemas simpel dengan dominasi warna putih dan logo Motorola di bagian depan.
Di setiap sisi kotak, terdapat nama merek perangkat, lengkap dengan ringkasan spesifikasi utama perangkat khusus di bagian belakang.
Saat kemasannya dibuka, kesan pertama kami adalah isi paket penjualannya yang cukup lengkap. Selain unit tablet Moto Pad 60 Pro, Motorola juga menyertakan beberapa aksesori tambahan, meliputi:
- Adaptor charger 68 watt
- Kabel USB Type-C
- Ejector tray
- Kartu garansi
- Stylus Moto Pen Pro
Motorola tidak menyertakan aksesori keyboard case dalam paket penjualan Moto Pad 60 Pro. Jadi, jika ingin menggunakan tablet ini layaknya perangkat laptop, pengguna harus membeli aksesori tambahan tersebut secara terpisah.
Desain warna cantik, material aluminium
Tablet Moto Pad 60 Pro hadir dalam satu-satunya varian warna, yaitu Pantone Bronze Green. Menurut kami, warna ini terlihat cantik dan kalem, tidak terlalu mencolok tapi juga tidak terlalu gelap, sehingga terkesan elegan.
Material bodinya menggunakan aluminium yang memberi kesan kokoh saat digenggam. Dari pengalaman kami, tablet ini terasa solid di tangan, tidak memberi kesan licin sekalipun.
Namun sayangnya, ada beberapa hal yang menurut kami sedikit mengurangi kesan apik Moto Pad 60 Pro. Pertama, bodi belakangnya sedikit mudah meninggalkan bekas sidik jari, sehingga tampilannya cepat kotor apabila terlalu sering disentuh.
Kedua, bobotnya yang mencapai 620 gram, setidaknya membuat kami merasa berat untuk membawanya dalam waktu lama dengan satu tangan.
Kendati demikian, Motorola sudah membekali Moto Pad 60 Pro dengan sertifikasi IP52, yang menandakan bahwa tablet ini sudah tahan terhadap debu dan percikan air. Dengan begitu, setidaknya, ada rasa aman untuk membawa perangkat bekerja di luar ruangan.
Port lengkap, ada JBL quad speaker
Ketika melihat sekeliling bingkainya, tablet Moto Pad Pro memiliki lubang port dan tombol yang cukup lengkap. Berikut masing-masing daftar port dan tombol di Moto Pad 60 Pro:
- Atas: dua tombol volume up dan down, serta dua lubang microphone
- Bawah: satu port pogo PIN Connector untuk menyambung ke aksesori keyboard case
- Kiri: satu tombol daya (power), satu slot microSD, dan dua grill speaker
- Kanan: dua grill speaker dan port USB Type-C
Seperti dalam daftar di atas, di salah dua sisi bingkainya (kiri dan kanan) terdapat dua grill speaker JBL. Artinya, apabila ditotal, tablet ini punya empat speaker atau yang Motorola sebut dengan nama JBL Quad Speaker.
Melalui empat speaker tersebut, kualitas suara yang dihasilkan tablet ini memang terasa lebih jelas didengar. Posisinya yang berada di kiri dan kanan, membuat pengalaman mendengarkan
Bagi pengguna yang sering menggunakan tablet sebagai media hiburan (menonton film, bermain game), kehadiran JBL Quad Speaker ini mungkin akan sangat bisa menambah pengalaman penggunaan menjadi lebih imersif.
Begitu menyalakan layar tablet Motorola Moto Pad 60 Pro, kesan pertama yang muncul adalah layarnya sangat lega. Ukuran tablet ini yaitu 12,7 inci dengan resolusi yang sudah mencapai 3K (2.944 x 1.840 piksel).
Kemudian, ketika menggulir (scrolling) layar, pergerakannya terasa sangat mulus berkat refresh rate 144 Hz. Respons sentuhannya juga cepat, membuat pengalaman berpindah aplikasi atau membuka menu jadi lebih mudah tanpa lag.
Adapun layar Moto Pad 60 Pro sudah mendukung input sentuhan menggunakan Stylus Moto Pen Pro. Saat dipakai menulis atau menggambar, respons layar terhadap stylus lumayan cepat tanpa delay.
Untuk kebutuhan hiburan seperti menonton film, tablet ini terasa memuaskan. Warna yang dihasilkan tajam, meskipun layar glossy-nya sedikit memberikan sedikit efek pantulan cahaya. Namun, secara keseluruhan, tidak terlalu mengganggu pengalaman menonton.
Kamera jernih, bisa scan dokumen
Moto Pad 60 Pro dibekali satu kamera belakang beresolusi 13 MP. Kamera ini ditempatkan dalam modul kotak berbentuk persegi panjang, di bagian bodi belakang tablet, bersama dengan satu lampu LED Flash.
Saat dicoba, kamera belakangnya mampu menghasilkan foto yang jernih dan tajam. Warna yang ditangkap juga natural, tidak berlebihan.
Yang menarik, kamera belakang Moto Pad 60 Pro dibekali fitur scan (pemindai) dokumen. Saat coba, sistemnya bisa langsung mendeteksi kertas dan memotong bagian luar secara otomatis.
bisa juga mengatur ukuran hasil scan dan mengganti warna dokumen menjadi H&P atau abu-abu.
Fitur scan dokumen di kamera belakang bisa sangat berguna untuk pengguna mahasiswa maupun pekerja kantoran yang sering mengarsipkan dokumen.
Pasalnya, mereka tidak perlu lagi repot menggunakan aplikasi pemindai pihak ketiga, karena semua bisa dilakukan langsung dari kamera tablet.
Sementara di depan, kamera selfie tablet ini hadir dengan resolusi 8 MP. Saat dicoba, hasil fotonya juga cukup jernih. Detail wajah masih terlihat jelas, natural, tanpa efek berlebih.
Stylus responsif, nyaman digenggam
Moto Pad 60 Pro dibekali aksesori stylus yang diberi nama Moto Pen Pro. Seperti disinggung di atas, pena digital ini hadir langsung dalam paket penjualan tablet.
Di atas kertas, Moto Pen Pro mendukung hingga 4.096 level tekanan. Stylus ini memang terasa responsif dan minim jeda. Saat digunakan untuk mengeklik ikon aplikasi, menulis, atau menggambar pun, terasa mulus dan cepat.
Bagian gagangnya juga dibuat nyaman, bobotnya ringan sehingga tidak membuat tangan kami cepat pegal saat dipakai dalam waktu lama. Pena digital ini juga bisa menempel secara magnetis di bagian belakang tablet, persis di bawah modul kamera.
Adapun untuk menggunakan pena ini, pengguna hanya perlu mengaktifkan koneksi Bluetooth di perangkat. Nanti setelah tersambung, stylus bisa langsung dipakai tanpa perlu pengaturan yang lain.
Moto Pen Pro diklaim mampu bertahan hingga 35 jam penggunaan. Jadi, untuk pemakaian sehari-hari, seharusnya sudah memadai karena tidak perlu melakukan pengisian daya berulang.
Untuk mengisi dayanya, Motorola melengkapi stylus ini dengan port pengisian USB-C. Di layar tablet, kami juga bisa mengakses fitur-fitur Moto Pen Pro lewat tombol fitur Quick Access.
Dengan menekan tombol ini, kami bisa langsung membuka beberapa menu pintas, seperti Circle to Search, kontrol jarak jauh, membuka catatan baru, Easy jot, dan lain-lain.
Tombol floating Quick Access ini cukup membantu terutama saat butuh mencatat sesuatu secara tiba-tiba. Sehingga, kami tidak perlu membuka aplikasi secara manual.
Salah satu fitur menarik yang ditawarkan Moto Pad 60 Pro adalah Smart Connect, yaitu integrasi lintas perangkat. Tablet ini bisa dihubungkan dengan smartphone, PC, maupun aksesori wearable seperti smartwatch.
Kami pun menjajal dengan menghubungkannya ke ponsel Android. Dari pengalaman kami, proses pairing yang menggunakan aplikasi Smart Connect ini terasa cepat tanpa ribet.
Nantinya setelah tersambung, bisa melakukan copy-paste teks lintas perangkat dengan lancar. Misalnya, menyalin teks dari ponsel lalu langsung ditempel ke tablet. Selain itu, kami juga bisa mengakses file di ponsel lewat perangkat tablet. Fitur Smart Connect di Moto Pad 60 Pro tampil dalam jendela melayang (floating window) yang sederhana. Menurut kami, dengan adanya opsi integrasi lintas perangkat ini memberi nilai tambah Moto Pad Pro.
Entertainment Space dan Productivity
Tablet Motorola Moto Pad 60 Pro dirancang sebagai tablet yang mampu menunjang kebutuhan hiburan dan produktivitas pengguna.
Perangkat ini dibekali fitur Entertainment Space, yakni semacam ruang khusus yang berisi kumpulan konten multimedia, seperti film, musik, game, hingga e-book.
Fitur ini bisa kami akses dengan mudah hanya dengan menggeser layar tablet ke kanan, atau mengeklik menu Entertainment Space yang berada di sisi kanan atas layar.
Dari sisi produktivitas, tablet Moto Pad 60 Pro tidak hanya dibekali aplikasi catatan untuk menulis atau membuat ilustrasi harian, tapi juga tersedia aplikasi MyScript Calculator 2.
Secara teknis, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menulis pertanyaan matematika dengan stylus, lalu secara otomatis dengan bantuan AI (kecerdasan buatan), mengonversinya menjadi jawaban.
Menurut kami, fitur ini akan sangat berguna bagi pelajar, khususnya siswa yang sering berurusan dengan hitung-hitungan. Jadi mereka tidak perlu lagi repot menghitung, cukup tuliskan saja pertanyaan, lalu jawabannya akan muncul di layar.
Selain itu, tablet ini juga sudah mendukung fitur multiple window yang memungkinkan pengguna membuka hingga empat aplikasi sekaligus dalam satu layar.
Jadi, pengguna bisa menonton YouTube di pojok kiri atas sambil membuka aplikasi notes di sisi kanan atas, browsing di sisi kiri bawah, dan melihat file dokumen di sisi kanan bawah.
Baterai awet, performa cepat


